Hai, haloApakah anda termasuk orang yang populer? Saya bukan orang yang populer waktu di sekolah. Apakah semua orang ingin populer? Sebenarnya iya. Di lubuk hati paling dalam dari seorang yang kuper, tertanam suatu keinginan untuk menjadi populer. Tetapi adakalanya kita sulit membuat diri populer.
Kebutuhan bersosialisasi sekarang ini terbukti sebagai sebuah kecerdasan yang mempunyai nilai tinggi, baik dalam bidang psikologi, maupun dalam bidang finansial. Facebook, Twitter, blog, dan perangkat internet lainnya merupakan suatu perangkat sosial yang paling canggih saat ini.
Masih ingat dulu jaman “nge-break”? Itu jaman radio amatir menjadi trend yang sangat luar biasa. Ada teman saya yang biasa begadang sampai pagi untuk berbicara di radio komunikasinya dengan orang yang tidak dia kenal. Sekarang alat itu digantikan dengan YM, Facebook dan teman-teman.
Apa sih yang bicarakan? Anda tentu tahu! Apa aja. Semua bisa dibicarakan. Dari yang serius sampai konyol. Kekonyolan menempati peringkat tinggi dari pembicaraan sosial di internet, terutama di Indonesia.
Apa pembicaraan yang paling menyebalkan dalam bersosialisasi? JUALAN ! Saya sebal dengan orang yang request menjadi teman di facebook lalu sibuk posting jualan pulsa -lah, menawarkan MLM, atau bahkan posting terus-terusan cara kaya cepat di internet. Hal seperti ini sebenarnya adalah spam yang dilakukan dengan meminta ijin. Saya langsung cabut ijinnya.
Yang jadi masalah adalah jika ada teman (yang benar-benar) yang melakukan hal itu. Yah dimaafkan saja deh.
Saya punya seorang teman canggih, namanya Roni (nama samaran), dia adalah seorang ahli strategi marketing di Internet. Tetapi dia bukan ahli internet marketing kacangan yang banyak beredar di internet menawarkan anda bisnis canggih, modal kecil, tidak usah kerja, gampang, cepat, dapat uang besar (anda tentu tidak percaya kan?). Kawan saya ini adalah seorang ahli strategi jangka panjang. Dia menerangkan kepada saya bahwa di Internet itu kita perlu “Branding”. Walaupun itu untuk kebutuhan sosial.
Intinya orang jadi mudah mengingat kita dan mudah menghubungi kita. Intinya dia menyarankan untuk membuat sebuah domain atas nama kita. Misalkan jika nama kita “Tania Cakep Sekali”, sebaiknya kita punya domain www.taniacakepsekali.info. Dengan itu juga kita bisa email : email@taniacakepsekali.info. Kita juga bisa punya email tak terbatas seperti surat@… atau mail@…. Intinya jika ada seseorang mengirimkan email ke ….@taniacakepsekali.info pasti nyampe ke kita!
Bukan itu aja untuk kebutuhan sosial media, kita bisa punya facebook.taniacakepsekali.info atau twitter.taniacakepsekali.info. Wah saya pikir ini menarik sekali. Kita juga bisa punya blog www.taniacakepsekali.info. Jika pusing dengan hosting dsb, Domain tersebut bisa di link dengan facebook kita. Pintar juga orang yang membuat service itu. Dia tahu kebutuhan kita, orang-orang yang senang bersosialisasi.
Selamat bersosialisasi
Posted via email from Hartono’s posterous